Mengapa Seorang Muslim Gelisah dan Resah di Pagi Hari?

 BANYAK orang—termasuk Muslim—mengalami gelisah atau resah di pagi hari tanpa tahu sebab pastinya. Berikut beberapa alasan mengapa seorang Muslim bisa merasa seperti itu:

1. Tidak Memulai Hari dengan Mengingat Allah

Pagi yang tidak diawali dengan shalat Subuh, dzikir, atau membaca Al-Qur’an bisa membuat hati terasa kosong. Allah berfirman:Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenang.” (QS. Ar-Ra’d: 28)

Jika pagi diisi dengan lalai, hati pun gelisah karena tidak mendapat “asupan ruhani”.

2. Terbebani Urusan Dunia

Banyak orang bangun dengan pikiran penuh tekanan: kerja, tagihan, masalah rumah tangga. Tanpa tawakkal (pasrah kepada Allah), beban ini terasa sangat berat.

3. Kurang Tidur dan Pola Hidup Tidak Sehat

Tidur larut, begadang, atau pola makan buruk juga berpengaruh ke psikis. Islam menekankan keseimbangan antara ruhani dan jasmani. Nabi ﷺ pun tidur awal dan bangun sebelum fajar.

4. Ada Dosa yang Dilakukan

Kadang kegelisahan adalah “alarm” dari jiwa yang belum bertobat. Dosa yang tidak disadari atau dilalaikan bisa membuat hati tidak tenang.

5. Lupa Bersyukur atas Nikmat Pagi

Padahal pagi adalah awal dari nikmat hidup. Jika lupa bersyukur, hati jadi sempit. Rasulullah ﷺ bersabda:

“Barang siapa yang di pagi harinya merasa aman dalam dirinya, sehat badannya, dan memiliki makanan pokok untuk hari itu, maka seolah dunia telah dikumpulkan untuknya.” (HR. Tirmidzi) 

(Sumber: Islampos)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

D-Administrasi

NOTULEN KKKS Kec. Pacitan, 05-08-25