Implementasi Dilema Etika di SD Negeri Mentoro
siswa kelas lima Qeila merasa tidak nyaman berada di kelas karena, banyak teman kelasnya tidak mau berteman dengan dia. hal ini disebabkan karena siswi ini sering mengecewakan temanya baik dalam individu maupun kelompok. Puncak dari ketidaknyamanan anak ini adalah mogok sekolah. Menurut penuturan wali kelas lima sudah memang anak ini sulit menyesuaikan diri dengan teman temanya, merasa selalu ingin di depan ingin paling dan egois . Kebetulan secara fisik kondisi anak ini lebih besar dari seumurannya. Kemampuan akademik tidak menonjol namun tidak ketinggalan di bawah rata -rata atau bisa dikatakan sedang. namun anak ini mempunyai prestassi olah raga bela diri, yang juga terbukti masuk nominasi kabupaten pada iven O2SN tahun 2023. Kejadian ini membuat orang tuannya galau karena anak tidak mau sekolah, yang berimbas pada anak minta pindah sekolah. kedua orang tuanya mengajukan pindah sekolah , namun sebelum mengambil keputusan pindah sekolah ingin mmemberikan treatmen dan pendekatan psikologis kepada anak ini.
langkah-langkah :
1. Mengumpulkan data kebiasaan dan rangkaian kejadian di kelas yang membuat tidak nyaman dengan memberikan ruang kepada wali kelas untuk menggali lebih lanjut.
2. Mengambil scond opini guru lain untuk menggali data dari siswa sekelasnya
3. mengggali data lingkungan keluarganya.
4. mengkonfrontasi hasil penggalian data.
5. Mengambil kesimpulan akar masalah.
6. Mengidentifikasi masalah
7. Melibatkan para pelaku di lapangan untuk merekomendasikan langkah
Pengambilan keputusan
Dilema adalah anak harus sekolah tetapi harus pindah sekolah, disisi lain nama baik sekolah menjadi taruhan jika pindah sekolah karena tidak nyaman berada di sekolah kami.
Ada langkah-langkah yang dapat membantu memberikan solusi apabila menghadapi dilema etika sebagai berikut:
- Mengidentifikasi pertanyaan etika. Perhatikan apa yang “seharusnya” – pertanyaan normatif tentang apa yang seharusnya terjadi sesuai dengan norma dan standar yang berlaku.
- Membuat daftar fakta yang relevan dari dilema. Fakta apa saja yang harus diketahui dan lakukan pengumpulan fakta yang relavan. Seringkali kita tergoda untuk menghindari diskusi etika dengan mengklaim bahwa tidak ada cukup fakta untuk membuat keputusan.
- Mengidentifikasi pihak terkait dalam dilema. Pihak yang terkait adalah seseorang yang akan dipengaruhi oleh keputusan yang akan diambil. Identifikasi semua pihak yang akan terpengaruh dengan keputusan.
- Apa saja pilihan dalam kasus ini. Membuat daftar tindakan atau strategi, alternatif, dan pilihan yang mungkin untuk menyelesaikan konflik tersebut. Cari informasi lebih lanjut untuk memperkuat opsi-opsi yang Anda buat.
- Apa yang harus dilakukan. Pertimbangkan opsi terbaik berdasarkan nilai inti. Mencari informasi lebih lanjut akan sangat bergunan untuk mendasarkan pilihan Anda pada data terbaik yang tersedia.
- Apa dasar pembenaran pilihan tersebut. Berikan alasan yang kuat untuk mendukung opsi Anda berdasarkan pada nilai-nilai yang dipertaruhkan.
- Bagaimana mencegah masalah etika. Adakah perubahan sistematis yang bisa dibuat untuk mencegah masalah ini terjadi lagi?
Akhirnya dengan langkah-langkah persiasif dan jaminan dari sekolah anak dan orang tua memahami dan anak kembali ke sekolah tanpa harus pindah dari sekolah kami. Treatmen berikutnya tentu mengondisikan kelas, waali kelas dan yteman sekelasnya agar kondusif menerima anak inin dengan baik. sudah berlangsung satu semester anak sekarang naik ke kelas enam tidak ada masalah yang berti dan anak malah lebih nyaman berskolah di sekolah kami, kita kirim beberapaa iven lomba bela diri sesuai bakat dan minatnya dan olah raga lari membuat anak semakin nyaman dan dihargai. Orang tua puas dan gembira .
Komentar
Posting Komentar