KELAS D PGSD
Tugas Minggu kedua Desember
PGSD STKIP Pacitan.
Setelah menyimak slide yang saya bagikan kerjakan tugas berikut :
1. 1. Mengapa pada Kurikulum 2013 muatan Mata Pelajaran menggunakan pendekatan Tematik Integrated? Jelaskan!
2. 2. Sebutkan muatan Mata Pelajaran Yang ada pada Kurikulum 2013!
Jawaban ditulis di kolom komentar dengan menyertakan Nama, NIM dan Kelas.
Nama : Maharani Dewi S
BalasHapusNIM : 2186206132
Kelas : 1D PGSD
1. Sistem ini diterapkan di SD karena karakteristik siswa yang masih memandang sesuatu secara holistik (menyeluruh). Bukan saja dianggap belum mampu memilih konsep dari berbagai disiplin ilmu, siswa SD juga dikenal dengan cara berpikirnya yang deduktif (dari yang umum ke bagian-bagian kecil). Oleh karena itu, pembelajaran tematik integratif diyakini dapat menjadi pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik mereka.
2. Ada dua kompetensi di SD/MI, yakni Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar. Sementara mata pelajaran terdiri dari Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, PKn, Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS, Seni Budaya dan Prakarya, dan Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan.
Nama : Wenti Anggraini
BalasHapusNIM : 2186206154
Kelas : 1D
1. Sekolah Dasar (SD) menerapkan sistem pembelajaran berbasis tematik integratif. Karena pembelajaran tematik integratif (terpadu) sendiri merupakan pembelajaran yang memadukan berbagai mata pelajaran yang memiliki tema sama. Sistem ini diterapkan di SD karena karakteristik siswa yang masih memandang sesuatu secara holistik (menyeluruh). Bukan saja dianggap belum mampu memilih konsep dari berbagai disiplin ilmu, siswa SD juga dikenal dengan cara berpikirnya yang deduktif (dari yang umum ke bagian-bagian kecil). Oleh karena itu, pembelajaran tematik integratif diyakini dapat menjadi pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik mereka.
2. Mata pelajaran di SD/MI yang termuat dari Kurikulum 2013 terdiri dari Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, PKn, Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS, Seni Budaya dan Prakarya, dan Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan.
Nama: Evika yulia utami
BalasHapusNim : 2186206121
PGSD/1D
1.)membantu siswa memahami konsep-konsep pembelajaran secara utuh. Hal tersebut diperlukan untuk membantu siswa dalam memecahkan masalah-masalah yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu tematik integratif ini memiliki manfaat Antara lain
1) susunan kelas yang nyaman
2) menggunakan kelompok kerjasama
3) mengoptimalisasi lingkungan belajar
4) siswa secara cepat dan tepat waktu mampu memproses informasi
5) proses pembelajaran dikelas.
2.)Pendidikan Agama dan Budi
Pekerti, PKn, Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS, Seni Budaya dan
Prakarya, dan Pendidikan Jasmani,
Nama:Yuliana Dyah S
BalasHapusNim:2186206156
Kelas:1D
1. 1. Karena diharapakan peserta didik mudah memusatkan perhatian pada suatu tema tertentu.
2. Karena diharapkan peserta didik mampu mempelajari pengetahuan dan mengembangkan berbagai kompetensi dasar antar mata pelajaran dalam tema yang sama.
3. karena diharapkan peserta didik memahami materi pelajaran lebih mendalam dan berkesan.
4. Karena diharapkan peserta didik dapat memiliki kompetensi dasar lebih baik, karena mengkaitkan mata pelajaran dengan pengalaman pribadi peserta didik.
5. Karena diharapkan peserta didik merasakan manfaat dan makna belajar karena materi disajikan dalam konteks tema yang jelas.
6. Karena diharapkan peserta didik untuk mengembangkan suatu kemampuan dalam satu mata pelajaran sekaligus mempelajari mata pelajaran lain.
7.karena diharapkan Guru karena mata pelajaran yang disajikan secara tematik dapat dipersiapkan sekaligus dan diberikan dalam dua atau tiga pertemuan, waktu selebihnya dapat digunakan untuk kegiatan remedial, pemantapan, atau pengayaan.
2.Mata Pelajaran yang ada pada kurikulum 2013 terdiri dari Pendidikan Agama,Pendidikan Kewarganegaraan,Bahasa Indonesia,Matematika,IPA,IPS,Bahasa Inggris,Seni Budaya,Pendidikan Jasmani,dan Prakarya.
Nama : Sintya Wahyu Saputri
BalasHapusNim : 2186206149
Kelas : PGSD 1D
1. Karena tematik integratif guna untuk mudah menjadi pusat perhatian pada satu tema atau topik tertentu, mempelajari pengetahuan dan mengembangkan berbagai kompetensi muatan mata pelajaran dalam tema yang sama, memiliki pemahaman terhadap materi pelajaran lebih mendalam dan berkesan, mengembangkan kompetensi berbahasa lebih baik dengan mengkaitkan berbagai muatan mata pelajaran lain dengan pengalaman pribadi peserta didik, lebih semangat belajar karena mereka dapat berkomunikasi dalam situasi nyata, seperti bercerita, bertanya, menulis sekaligus mempelajari pelajaran yang lain
2. Ada 8 mata pelajaran, yaitu Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, PKn, Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS, Seni Budaya dan Prakarya, dan Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan.
Nama: Rhefika Fitriani
BalasHapusNim: 2186206146
Kelas: PGSD 1D
1. Sekolah Dasar (SD) menerapkan sistem pendekatan tematik integratif karena sistem ini merupakan salah satu model pembelajaran terpadu yang menggunakan tema untuk dikaitkan dengan beberapa mata pelajaran sehingga dapat memberikan pengalaman yang bermakna bagi peserta didik. Selain itu sistem ini diterapkan di SD karena karakteristik siswa yang masih memandang sesuatu secara holistik (menyeluruh). Bukan saja dianggap belum mampu memilih konsep dari berbagai disiplin ilmu, siswa SD juga di kenal dengan cara berpikirnya yang deduktif (dari yang umum kebagian-bagian kecil). Oleh karena itu, pembelajaran tematik integratif diyakini dapat menjadi pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik mereka.
2. Kurikulum 2013 memuat mata pelajaran yang terdiri dari Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, Pkn, Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS, Seni Budaya dan Prakarya, dan Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan.
Nama : Tiara Lelly Vidhia
BalasHapusNIM : 2186206151
Kelas : PGSD 1D
1. Sekolah Dasar (SD) menerapkan sistem pembelajaran berbasis tematik integratif. Penerapan model tematik integratif tidak meninggalkan model dan metode pembelajaran yang lain. Sistem ini diterapkan di SD karena karakteristik siswa yang masih memandang sesuatu secara holistik (menyeluruh). Penerapan model pembelajaran integratif memadukan SK/KD masing-masing mata pelajaran yang saling terhubung untuk membangun suatu topik utama. Gabungan dari masing-masing KD menjadi dasar dalam menentukan indikator pembelajaran dan tujuan pembelajaran. Penerapan pendekatan tematik integratif membutuhkan persiapan dan kompetensi yang memadai.
2. Muatan mata pelajaran yang ada pada Kurikulum 2013 diantaranya adalah Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, PKn, Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS, Seni Budaya dan Prakarya, dan Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan.
NAMA/NIM : NURUL HIDAYATI/2186206142
BalasHapusPRODI/SMT/KLS: PGSD/1/D
1. Karena melalui pembelajaran tematik integrated peserta didik dapat memperoleh pengalaman langsung sehingga dapat menambah kekuatan untuk menerima, menyimpan, dan memproduksi kesan-kesan tentang hal-hal yang dipelajarinya. Dengan demikian, peserta didik terlatih untuk dapat menemukan sendiri berbagai konsep yang dipelajari.
2. Ada dua kompetensi di SD/MI, yakni Kompetensi Inti dan Kompetensi
Dasar. Sementara muatan mata pelajaran pada Kurikulum 2013 terdiri dari Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, PKn, Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS, Seni Budaya dan Prakarya, dan Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan.
Nama : Dewinta Pandini
BalasHapusNim : 2186206118
Kelas : PGSD 1D
1. Penggunaan sistem pendekatan Tematik Integrated pada Kurikulum 2013 di muatan Mata pelajaran dikarenakan karekter para siswa yang masih memandang segala sesuatu secara menyeluruh (holistik), selain itu pemilihan sistem ini digunalan untuk memudahkan peserta didik memusatkan perhatiannya pada suatu tema tertentu, mampu mempelajari dan mengembangkan berbagai kompetensi dasar, peserta didik mampu memahami materi secara mendalam, peserta didik memiliki kompetensi dasar yang lebih baik dikarenakan para siswa mengaitkan mata pelajaran dengan pengalaman peserta didik sendiri, dan tentunya peserta didik menjadi semangat dalam belajar.
Pada sistem ini pula para pendidik dapat menghemat waktu karena mata pelajaran tematik dapat diersiapkan sekagligus dan diberikan sampai tiga pertemuan sekaligus.
2. Muatan mata pelajaran yang ada pada kurikulum 13 yaitu,:
(1)Pendidikan Agama dan Budi pekerti, (2)Pendidikan Kewarganegaraan, (3)Bahasa Indonesia, (4)Matematika, (5)IPA, (6)IPS, (7)Seni Budaya dan Prakarya, (8)PJOK.
Nama: Dinar Yustika Sari
BalasHapusNIM : 2186206119
Kelas : 1D PGSD
Pendekatan pembelajaran tematik integratif merupakan pembelajaran yang memadukan kecakapan dan kompetensi inter, multi, antar, dan trans mata pelajaran. Keterpaduan kecakapan dan kompetensi bermuara pada kesiapan siswa menghadapi tantangan dalam kehidupan nyata.
Mata pelajaran di SD/MI dari Kurikulum 2013 terdiri dari Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, PKn, Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS, Seni Budaya dan Prakarya, dan Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan.
Nama : Puspita Ayuning Tyas
BalasHapusNim. : 2186206143
Kelas : PGSD 1D
1. Kurikulum 2013 muatan mata pelajarannya menggunakan pendekatan tematik integrated, karena karakteristik siswa memandang sesuatu masih secara holistik ( menyeluruh ), maka tematik integrated ini diyakini dapat menjadi pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik mereka.
2. Muatan mata pelajaran kurikulum 2013, yaitu Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, PKn, Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS, Seni Budaya dan Prakarya, dan Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan.
Nama : Hesti Okta Fiya
BalasHapusNIM : 218620127
Kelas : PGSD 1D
1. Karena Pendekatan tematik integratif Kurikulum 2013 menunjukkan bahwa karakteristik siswa memandang sesuatu masih secara menyeluruh. Pendekatan yang digunakan tidak lagi berbasis mata pelajaran tapi berbasis tema dan subtema yang menintegrasikan beberapa muatan pelajaran. Adapun tema yang dibahas dalam setiap pembelajaran membutuhkan analisis agar dapat disesuaikan dengan kondisi siswa. Tema dan subtema ini telah dipilih dan ditentukan oleh tim kurikulum nasional sehingga dalam pelaksanaan di sekolah hal yang perlu dilakukan oleh guru adalah menganalisis tema yang telah dipilih dan ditetapkan tersebut sehingga dapat diterapkan dengan optimal di dalam kelas.
2. Muatan mata pelajaran yang ada pada Kurikulum 2013 yaitu,
1. Pendidikan Agama dan Budi Pekerti
2. Pendidikan Kewarganegaraan (PKn)
3. Bahasa Indonesia
4. Matematika
5. Seni Budaya dan Prakarya (SBdP)
6. Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
7. Ilmu Pengetahuan Sosisal (IPS)
8. Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK).
1. Karena karakteristik siswa yang masih memandang sesuatu secara halistik (menyeluruh) dan juga dengan cara berfikirnya yang deduktif oleh karenanya pembelajaran tematik diyakini dapat menjadi pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa sd.
BalasHapus2. Pendidikan agama dan budi pekerti, matematika, pkn, ipa,ips seni budaya dan prakarya,bahasa indonesia, dan pendidikan jasmani,olahraga dan kesehatan.
Nama: selvita putri anggraeni
HapusNim: 2186206148
Kelas: 1D
Nama : Nurotus Solihah
BalasHapusNIM : 2186206141
KELAS : PGSD 1D
1. Karena Pembelajaran tematik terpadu menyajikan konsep-konsep dari berbagai mata pelajaran yang terdapat pada Kompetensi Dasar (KD) KI-3 dan juga keterampilan yang tergambar pada KD KI-4 dalam suatu proses pembelajaran. Implementasi KD KI-3 dan KD KI-4 diharapkan akan mengembangkan berbagai sikap yang merupakan cerminan dari KI-1 dan KI-2. Melalui pemahaman konsep dan keterampilan secara utuh akan membantu peserta didik dalam memecahkan masalah-masalah yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari.
Pembelajaran tematik terpadu adalah pembelajaran tepadu yang menggunakan tema untuk mengaitkan beberapa mata pelajaran sehingga dapat memberikan pengalaman bermakna kepada peserta didik. Tema adalah pokok pikiran atau gagasan pokok yang menjadi pokok pembicaraan.
2. Ppkn, Bahasa Indonesia, Matematika, Ips, Ipa, Seni budaya,pendidikan Jasmani kesehatan dan olahraga.
Nama : Tri Handayani
BalasHapusNIM : 2186206153
Kelas : PGSD 1D
1). Karena pembelajaran tematik integratif merupakan strategi model
pembelajaran yang melibatkan beberapa mata pelajaran ke dalam sebuah
tema pembelajaran yang menggunakan pendekatan antar bidang studi agar memberikan pengalaman bermakna kepada siswa dalam proses pembelajaran. Dalam pelaksanaanya pembelajaran tematik integratif ini menuntut siswa lebih aktif dari seorang
guru yang menjadi sebagai pembimbing anak dalam proses pembelajaran.
Pembelajaran tematik integratif ini dapat mewujudkan pengalaman dalam
kegiatan pembelajaran relevan dengan tingkat perkembangan dan kebutuhan
siswa lebih bermakna, mengembangkan keterampilan berfikir siswa serta
menumbuhkan keterampilan dalam bekerjasama, toleransi, komunikasi, dan tanggap terhadap gagasan orang lain. Penerapan model pembelajaran ini memerlukan sarana prasarana yang memadai dan konsep pemahaman guru yang matang. Keterpaduan serta keberhasilan dalam model pembelajaran ini dapat dilihat dari aspek pemahaman terhadap model pembelajaran, aspek strategi pembelajaran, dan aspek penggunaan media dalam pembelajaran.
2). Mata Pelajaran yang termuat dalam kurikulum 2013 di SD/MI terdiri dari Pendidikan Agama dan Budi Pekerti , Pkn, Bahasa Indonesia, Matematika, Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan, IPA, IPS, Seni Budaya dan Prakarya.
Nama: Khansa Aura Shabrina
BalasHapusNIM: 2186206131
Prodi/Kelas: PGSD/D
1. Sistem integratif diterapkan di SD karena karakteristik siswa yang masih memandang sesuatu secara holistik (menyeluruh). Bukan saja dianggap belum mampu memilih konsep dari berbagai disiplin ilmu, siswa SD juga dikenal dengan cara berpikirnya yang deduktif (dari yang umum ke bagian-bagian kecil). Oleh karena itu, pembelajaran tematik integratif diyakini dapat menjadi pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik mereka.
2. Mata pelajaran yang ada pada kurikulum 13 adalah PABP, PKn, Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS, SBdP, dan PJOK
Nama : Muhammad Alfan Zaenuri
BalasHapusNim : 2186206134
Prodi : PGSD 1 D
1.Peserta didik memahami materi pelajaran lebih mendalam dan berkesan;
2.Peserta didik dapat dapat memiliki kompetensi dasar lebih baik, karena mengkaitkan mata pelajaran dengan pengalaman pribadi peserta didik;
3.Peserta didik mampu lebih merasakan manfaat dan makna belajar karena materi disajikan dalam konteks tema yang jelas;
4.Peserta didik lebih bergairah belajar karena dapat berkomunikasi dalam situasi nyata, untuk mengembangkan suatu kemampuan dalam satu mata pelajaran sekaligus mempelajari mata pelajaran lain; 5.Guru dapat menghemat waktu karena mata pelajaran yang disajikan secara tematik dapat dipersiapkan sekaligus dan diberikan dalam dua atau tiga pertemuan, waktu selebihnya dapat digunakan untuk kegiatan remedial, pemantapan, atau pengayaan.
Nama : fadli danu
BalasHapusNim: 2186206123
1. Karena karakteristik siswa yang masih memandang secara halistik (menyeluruh) dan juga dengan cara berfikirnya yang deduktif oleh karenanya pembelajaran tematik diyakini dapat menjadi pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa sd dan lainnya
2. Pendidikan agama dan budi pekerti, matematika, pkn, ipa,ips seni budaya dan prakarya,bahasa indonesia, dan pendidikan jasmani,olahraga dan kesehatan.
Nama : Intan Lismasari
BalasHapusNIM :2186206128
Prodi : 1D PGSD
1.Sekolah Dasar (SD) menerapkan sistem pendekatan tematik integratif karena sistem ini merupakan salah satu model pembelajaran terpadu yang menggunakan tema untuk dikaitkan dengan beberapa mata pelajaran sehingga dapat memberikan pengalaman yang bermakna bagi peserta didik. Selain itu sistem ini diterapkan di SD karena karakteristik siswa yang masih memandang sesuatu secara holistik (menyeluruh). Bukan saja dianggap belum mampu memilih konsep dari berbagai disiplin ilmu, siswa SD juga di kenal dengan cara berpikirnya yang deduktif (dari yang umum kebagian-bagian kecil). Oleh karena itu, pembelajaran tematik integratif diyakini dapat menjadi pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik mereka.
2.Ada dua kompetensi di SD/MI, yakni Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar. Sementara muatan mata pelajaran pada kurikulum 2013 terdiri dari Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, PKn, Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS, Seni Budaya dan Prakarya, dan Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan.
Nama : Excellona Ghita Prameswari
BalasHapusNIM : 2186206122
Kelas : PGSD 1 D
1. karena model tematik integrated bertujuan untuk menghilangkan dan mengurangi terjadinya tumpah tindih materi, memudahkan peserta didik untuk memahami materi atau konsep secara utuh sehingga penguasaan konsep akan semakin baik dan meningkat.
2. Pendidikan Agama, Pendidikan Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS, Bahasa Inggris, Seni Budaya, Pendidikan Jasmani, dan Prakarya.
Nama : Iqbal Fauzi
BalasHapusNim : 2186206129
Prodi / Kelas : PGSD / 1D
1. Karna dirancang untuk mengembangkan rasa ingin tahu,kreativitas, kerjasama dengankemampuan intelektual dan psikomotorik. Hal itu menjadi acuan dalam mengindentifikasi materi pembelajaran yang menunjang pencapaian kompetensi dasar. agar siswa memperoleh keutuhan dan kebulatan pengetahuan.
2. Kurikulum SD 2013, mata pelajaran yang diajarkan yakni Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Matematika, Bahasa Indonesia, Ilmu Pengetahuan Alam, Ilmu Pengetahuan Sosial, Seni Budaya dan Prakarya (Termasuk Muatan lokal) Pendidikan Jasmani dan Kesehatan (Termasuk Muatan lokal) Bahasa Daerah (Sesuai dengan kebijakan sekolah masing-masing).
Hanifah Kholisawati
BalasHapus2186206126
PGSD 1D
1. Karena sistem ini menekankan pada keterlibatan siswa dalam
proses belajar secara aktif dalam proses pembelajaran, sehingga siswa dapat
memperoleh pengalaman langsung dan terlatih untuk dapat menemukan sendiri
berbagai pengetahuan yang dipelajarinya. Melalui pengalaman langsung siswa
akan memahami konsep-konsep yang mereka pelajari dan menghubungkannya
dengan konsep lain yang telah dipahaminya.
2. PKn, Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, Bahasa Indonesia, Matematika, SBdP, PJOK, IPA, IPS
NAMA : NAUFAL ALI SYAMAIDZAR
BalasHapusNIM : 2186206137
Kelas. : 1D
1) Menghilangkan atau mengurangi terjadinya tumpah tindih materi; memudahkan peserta didik untuk melihat hubungan-hubungan yang bermakna; dan. memudahkan peserta didik untuk memahami materi/konsep secara utuh sehingga penguasaan konsep akan semakin baik
2) Pendidikan Agama, Pendidikan Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS, Bahasa Inggris, Seni Budaya, Pendidikan Jasmani, dan Prakarya
Nama : Nesa Anas
BalasHapusNim : 2186206139
1. Dikarenakan sistem ini diterapkan di SD dikarenakan karakteristik siswa yang masih memandang sesuatu secara holistik atau menyeluruh titik bukan saja dianggap belum mampu memilih konsep dari berbagai disiplin ilmu, adapun juga karakteristik siswa dapat dikenal dengan cara berpikirnya yang deduktif oleh sebab itu pembelajaran tematik integratif diyakini dapat menjadi pembelajaran yang sesui dengan karakteristik siswa tersebut.
2. Pendidikan agama, pendidikan kewarganegaraan, bahasa Indonesia, matematika, IPA, IPS, bahasa Inggris, Seni Budaya, Pendidikan Jasmani, dan Prakarya.
Nama: Najwa Ayu C.M.
BalasHapusNim: 2186206136
Kelas: 1 PGSD D
1. Karena pendekatan tematik integratif menyajikan konsep-konsep dari berbagai mata pelajaran dalam suatu proses pembelajaran, dengan demikian siswa mampu memahami konsep-konsep tersebut secara utuh dan hal ini diperlukan untuk membantu siswa dalam memecahkan masalah-masalah yang dihadapi dalam kehidupan sehari-harinya. Selain itu pembelajaran tematik integratif sangat cocok untuk siswa sekolah dasar karena akan sangat membantu siswa dalam membentuk pengetahuannya sesuai dengan tahap perkembangan siswa yang masih melihat segala sesuatu itu sebagai satu keutuhan holistik. karena siswa sekolah dasar itu masih menilai sesuatu berdasarkan apa yang dilihat dan dirasakan dalam kehidupan sehari-harinya sehingga dengan pembelajaran terpadu memungkinkan anak-anak untuk mengeksplorasi pengetahuan melalui berbagai kegiatan misalnya hanya melalui interaksi pengalaman, mendengar, melihat pengalaman antarpribadi dan kegiatan motorik sesuai dengan kebutuhan masing-masing
2. Adapun muatan mata pelajaran dalam kurikulum 2013 yaitu Pendidikan agama dan budi pekerti, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, bahasa Indonesia, matematika, ilmu pengetahuan alam, ilmu pengeyahuan sosial, seni budaya dan prakarya, serta pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan
Nama : Reny Risqiatul Aisyah
BalasHapusNIM : 2186206145
1. Karena karakteristik siswa masih memandang secara holistik yang memiliki konsep dari berbagai ilmu dan dikenal sebagai cara berpikir edukatif
oleh sebab itu pembelajaran tematik integratif diyakini dapat menjadi pembelajaran yang sesuai dengan karakternya siswa.
2. Pendidikan agama, pendidikan, kewarganegaraan, bahasa Indonesia, matematika, IPA, IPS, bahasa Inggris, Seni Budaya, Pendidikan Jasmani, dan Prakarya.
BalasHapus1. Karena pendekatan tematik integratif adalah sebuah metode pembelajaran yang memadukan materi pembelajaran yang memiliki tema sama dengan kehidupan nyata dan atau keterampilan yang ada dengan tujuan untuk mempersiapkan peserta didik menghadapi kehidupan di masa yang akan datang
2. Pendidikan agama, pendidikan kewarganegaraan, bahasa Indonesia, matematika,IPA,IPS, bahasa Inggris,seni budaya, pendidikan jasmani dan prakarya.
Nama:miftahatul aulia
BalasHapusNim :2186206133
1.karena model tematik integrated bertujuan untuk menghilangkan dan mengurangi terjadinya tumpah tindih materi, memudahkan peserta didik untuk memahami materi atau konsep secara utuh sehingga penguasaan konsep akan semakin baik dan meningkat.
2.Muatan mata pelajaran yang ada pada Kurikulum 2013 yaitu,
1. Pendidikan Agama dan Budi Pekerti
2. Pendidikan Kewarganegaraan (PKn)
3. Bahasa Indonesia
4. Matematika
5. Seni Budaya dan Prakarya (SBdP)
6. Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
7. Ilmu Pengetahuan Sosisal (IPS)
8. Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK).
Nama : TRENGGI WINDRA P. P
BalasHapusNIM. : 2186206152
1. Karena Pendekatan pembelajaran tematik integratif merupakan pembelajaran yang memadukan pembelajaran dan kompetensi antar, multi, antar, dan trans mata pelajaran. Keterpaduan menuntut dan kompetensi bermuara pada kesiapan siswa menghadapi tantangan dalam kehidupan nyata. Makalah ini membahas terpadu menurut Fogarty dan Drake & Burns, sistem penilaian dan evaluasi, penerapan model, dan penerapan penerapan pembelajaran tematik integratif.
2. Kurikulum SMP 2013, mata pelajaran yang diajarkan yakni Pendidikan Agama, Pendidikan Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS, Bahasa Inggris, Seni Budaya, Pendidikan Jasmani, dan Prakarya.
Nama = Fahreza Mahardhika
BalasHapusNIM = 2186206124
1
pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan berbagai kompetensi dari berbagai mata pelajaran kedalam berbagai tema.
2
Kurikulum 2013 masuk dalam masa percobaannya pada tahun 2013 dengan menjadikan beberapa sekolah menjadi sekolah rintisan.
Nama:erick andi pradipta
BalasHapus1.Karena karakteristik siswa yang masih memandang secara halistik (menyeluruh) dan juga dengan cara berfikirnya yang deduktif oleh karenanya pembelajaran tematik diyakini dapat menjadi pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa sd dan lainnya
2. Pendidikan agama dan budi pekerti, matematika, pkn, ipa,ips seni budaya dan prakarya,bahasa indonesia, dan pendidikan jasmani,olahraga dan kesehatan.
Nama : Kevin Helmy
BalasHapusNIM : 2186206130
Prodi : PGSD 1 D
1. Karena karakteristik siswa yang masih memandang secara halistik (menyeluruh) dan juga dengan cara berfikirnya yang deduktif oleh karenanya pembelajaran tematik diyakini dapat menjadi pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa sd dan lainnya
2. Pendidikan agama dan budi pekerti, matematika, pkn, ipa,ips seni budaya dan prakarya,bahasa indonesia, dan pendidikan jasmani,olahraga dan kesehatan.
Nama : fito permana
BalasHapusNim :2186206125
Kelas: 1D
1.Pembelajaran tematik terpadu merupakan salah satu model pembelajaran terpadu yang menggunakan tema untuk mengaitkan beberapa mata pelajaran sehingga dapat memberikan pengalaman bermakna bagi peserta didik. Pembelajaran terpadu didefinisikan sebagai pembelajaran yang menghubungkan berbagai gagasan, konsep, keterampilan, sikap, dan nilai, baik antar mata pelajaran maupun dalam satu mata pelajaran.Pembelajaran tematik memberi penekanan pada pemilihan suatu tema yang spesifik yang sesuai dengan materi pelajaran, untuk mengajar satu atau beberapa konsep yang memadukan berbagai informasi.
Pembelajaran tematik terpadu berdasar pada filsafat konstruktivisme yang berpandangan bahwa pengetahuan yang dimiliki peserta didik merupakan hasil bentukan peserta didik sendiri. Peserta didik membentuk pengetahuannya melalui interaksi dengan lingkungan, bukan hasil bentukan orang lain. Proses pembentukan pengetahuan tersebut berlangsung secara terus menerus sehingga pengetahuan yang dimiliki peserta didik menjadi semakin lengkap.
Pembelajaran tematik terpadu menekankan pada keterlibatan peserta didik secara aktif dalam proses pembelajaran, sehingga peserta didik dapat memperoleh pengalaman langsung dan terlatih untuk dapat menemukan sendiri berbagai pengetahuan yang dipelajarinya. Teori pembelajaran ini dimotori para tokoh Psikologi Gestalt, termasuk Piaget yang menekankan bahwa pembelajaran haruslah bermakna dan berorientasi pada kebutuhan dan perkembangan anak.
2.Mata pelajaran, yang kemudian disebut muatan pelajaran, di dalamnya terdiri dari:
Pendidikan Agama dan Budi Pekerti.
Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan.
Matematika.
Bahasa Indonesia.
Ilmu Pengetahuan Alam.
Ilmu Pengetahuan Sosial.
Seni Budaya dan Prakarya (Termasuk muatan lokal)